AirAsia Ramaikan Penerbangan di Berau, Gamalis Optimisi dapat Genjot Pengembangan Pariwisata

Minggu, 24 Agustus 2025 07:41 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Rencana beroperasinya maskapai AirAsia di Kabupaten Berau semakin terang. Baru-baru ini, Wakil Bupati Berau, Gamalis, bertemu langsung manajemen Air Asia membahas kesiapan penerbangan reguler dari Berau menuju Balikpapan pada 27 Oktober 2025.

Dari rapat itu, Gamalis mengatakan, maskapai akan melakukan inagurasi pesawat atau pendaratan perdana dengan penyambutan melalui upacara penyiraman badan pesawat pada 2 Oktober 2025.

“Ini sudah final, AirAsia akan meramaikan penerbangan di Berau,” kata Gamalis.

Baca Juga  Rendi, Penyandang Disabilitas Juga Ikut Berjuang untuk Kukar

Dia menyebut, dengan beroperasinya pesawat tersebut sebanyak empat kali dalam sepekan akan memberikan dampak terhadap harga tiket yang dinilai saat ini masih relatif mahal.

Sehingga, pemerintah menyambut baik hadirnya AirAsia di Berau sebagai jawaban atas keresahan masyarakat yang mengeluhkan harga tiket penerbangan.

Dalam pertemuan itu pula, dia mengaku maskapai banyak menanyakan potensi pariwisata di Berau. Sebab, pihak maskapai berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam menggeber tingkat kunjungan wisatawan mancanegara.

Baca Juga  Infrastruktur Jalan di Kecamatan Muara Wis Belum Mulus

“Karena AirAsia ini kan penerbangannya juga keluar negeri, meskipun tidak direct, tapi muaranya tetap ke Berau,” sebut dia.

Bila tingkat perjalanan udara ke depan konsisten dan mengalami peningkatan yang signifikan, Berau akan kebagian jatah promosi secara cuma-cuma. Setiap destinasi wisata unggulan di Berau akan dipasang dalam iklan majalah yang disiapkan pada setiap kursi penumpang pesawat AirAsia.

Bahkan, dalam proyeksi kerja sama jangka panjang ke depan, tak menutup kemungkinan gambar destinasi wisata di Berau akan terpasang di badan pesawat.

Baca Juga  214 Program Kerja di Kecamatan Sebulu Sudah 85 Persen

Hal itu merupakan bagian dari komitmen AirAsia yang juga konsen terhadap pertumbuhan pariwisata di Indonesia.

“Mereka komitmen berikan itu, tapi melihat geliat ekonomi dari sektor penerbangan dulu,” bebernya.

Hal ini dianggap sebagai komitmen yang baik dari pihak bandara dan maskapai dalam menyukseskan agenda pemerintah yang sedang menggalakkan transisi ekonomi Berau ke sektor industri pariwisata.

(MGN/ADV)

Bagikan:
Berita Terkait