ETLE Segera Diterapkan di Berau, DPRD: Langkah Positif untuk Tertib Lalu Lintas

Sabtu, 28 Maret 2026 11:32 WITA

NEWSNUSANTARA BERAU- Dukungan terhadap rencana penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kabupaten Berau terus menguat. DPRD setempat menilai penggunaan teknologi kamera dalam sistem ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pengawasan serta menekan pelanggaran lalu lintas.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa penerapan ETLE merupakan langkah maju yang sudah sepatutnya segera direalisasikan. Ia mencontohkan sejumlah daerah di Indonesia yang telah lebih dahulu menerapkan sistem tersebut dengan hasil yang cukup signifikan.

Baca Juga  Pemkab Asahan Konsolidasikan Peran Posyandu sebagai Simpul Layanan Sosial Dasar Tahun 2025

“Penerapan seperti ini bukan hal baru. Di Surabaya dan beberapa kota di Pulau Jawa, sistem ini sudah berjalan dan terbukti membantu mengurangi pelanggaran,” katanya.

Pengalaman pribadi juga memperkuat pandangannya. Ia mengaku pernah menerima sanksi melalui sistem ETLE saat berada di luar daerah, di mana seluruh pelanggaran terekam jelas oleh kamera pengawas.

“Waktu itu saya sempat kena tilang elektronik. Beberapa hari setelah kejadian, pemberitahuan dikirim langsung. Bahkan detail pelanggaran dan siapa pengemudinya terlihat jelas, karena tidak menggunakan sabuk pengaman,” ujarnya.

Baca Juga  Menyambut Berau Jadi Penyokong IKN di Bidang Pariwisata, Madri Harap Beberapa Persoalan Dibenahi

Menurutnya, kehadiran ETLE akan sangat membantu tugas kepolisian dalam mengawasi lalu lintas, terutama ketika jumlah personel di lapangan terbatas. Dengan dukungan teknologi, pemantauan bisa dilakukan di berbagai titik tanpa harus selalu menempatkan petugas.

“Sekarang tidak harus bergantung pada petugas di jalan. Kamera bisa mengawasi banyak lokasi sekaligus, khususnya di titik rawan,” jelasnya.

Baca Juga  Camat Barliang Siapkan Lahan Pertanian Terintegritas

Ia juga menilai, sistem ini berpotensi membentuk kebiasaan baru di masyarakat agar lebih disiplin dalam berkendara. Kesadaran untuk mematuhi aturan tidak lagi bergantung pada ada atau tidaknya petugas di lapangan.

“Pengendara akan tetap tertib karena tahu setiap pelanggaran bisa terekam. Jadi bukan lagi soal ada polisi atau tidak,” tutupnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait