NEWSNUSANTARA,BERAU-Perjalanan laut dari Pulau Maratua menuju Tanjung Redeb nyaris berujung petaka setelah sebuah speedboat mengalami kerusakan di bagian depan akibat diterjang ombak tinggi di perairan sekitar Pulau Sangalaki, Minggu (17/5/2026).
Insiden tersebut menimpa Speed SB Pratama 801 yang sedang membawa penumpang dari kawasan wisata Maratua menuju daratan Berau. Kuatnya hantaman gelombang membuat bagian haluan kapal pecah saat berada di tengah perjalanan.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Nofian Hidayat, menjelaskan bahwa kapal sempat kesulitan melanjutkan perjalanan karena kondisi cuaca di laut sedang kurang bersahabat.

“Informasi yang kami terima, speedboat terkena hantaman ombak cukup besar di sekitar perairan Sangalaki sehingga bagian depannya mengalami kerusakan,” ujarnya.
Meski mengalami insiden di tengah laut, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sebagian kru tetap berada di atas kapal untuk melakukan penanganan dan memastikan speedboat dapat dibawa perlahan menuju Tanjung Redeb.
“Penumpang sudah dievakuasi dengan aman. Saat ini kru masih bertahan di kapal sambil mencoba membawa speed secara perlahan,” katanya.
Pemilik kapal, Ridwan, mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 11.45 Wita. Saat itu kapal sempat terangkat akibat gelombang sebelum akhirnya menghantam permukaan laut dan menyebabkan bagian depan pecah.
“Waktu diterjang ombak, bagian depan kapal sempat naik lalu saat turun langsung pecah,” jelasnya.
Ia kemudian meminta bantuan rekannya untuk mengevakuasi para penumpang yang berjumlah sembilan orang. Tidak lama berselang, kapal lain datang membantu proses pemindahan penumpang.
Menurut Ridwan, seluruh penumpang merupakan wisatawan penyelam yang baru selesai melakukan aktivitas diving di Maratua.
“Syukur semua penumpang selamat. Itu yang paling penting,” ungkapnya.
Saat ini kapal diarahkan lebih dulu menuju Derawan sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanjung Redeb. Ridwan juga menyebut sejumlah barang milik penumpang masih berada di dalam speedboat.
Akibat insiden tersebut, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Namun pihak pemilik kapal bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.Reporter:Akmal/DT I Editor:Hendra





