Wabup Berau Ajak Semua Pihak Perkuat Reboisasi Peringati Hari Lingkungan Hidup

Rabu, 3 Juni 2026 04:56 WITA
Wakil Bupati Berau, Gamalis

NEWSNUSANTARA,BERAU-Pemerintah Kabupaten Berau mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum untuk memperkuat aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam. Upaya penghijauan dan reboisasi dinilai harus menjadi prioritas di tengah meningkatnya tekanan terhadap kawasan hutan di Bumi Batiwakkal.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup yang diperingati setiap 5 Juni tidak cukup hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Menurutnya, momen tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan yang terus menghadapi ancaman deforestasi.

“Momentum Hari Lingkungan Hidup harus diisi dengan aksi nyata. Penghijauan perlu terus ditingkatkan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga  Kebakaran Landa Permukiman Padat di Karang Jati, Empat Rumah Terdampak

Ia menilai kegiatan yang selama ini rutin dilaksanakan, seperti pembagian bibit pohon, penanaman pohon, kerja bakti membersihkan lingkungan, hingga pemberian penghargaan kepada pegiat lingkungan tetap perlu dipertahankan. Namun, pelaksanaannya harus diperluas agar memberikan dampak yang lebih besar terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Menurut Gamalis, reboisasi menjadi salah satu solusi penting dalam memulihkan kawasan hutan yang mengalami kerusakan. Penanaman pohon tidak hanya bertujuan mengembalikan tutupan lahan, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

Ia menambahkan, proses penghijauan sebaiknya tidak hanya menggunakan satu jenis tanaman. Keanekaragaman vegetasi perlu dipertahankan agar fungsi ekologis hutan tetap terjaga dan mampu menjadi habitat berbagai jenis satwa maupun tumbuhan endemik.

Baca Juga  Bupati dan Wakil Bupati Asahan beserta OPD hadiri Open House Halal Bihalal Kapolres Asahan

“Hutan yang sehat memiliki banyak jenis vegetasi. Karena itu penanaman harus dilakukan secara beragam agar keseimbangan alam tetap terpelihara,” katanya.

Gamalis juga mengajak perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, maupun pelaku usaha lainnya untuk berperan aktif dalam program reboisasi. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

Ia berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat upaya pemulihan kawasan hutan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Kabupaten Berau.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Zulkifli Azhari, mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan Hari Lingkungan Hidup tahun ini.

Baca Juga  Operasi Keselamatan Mahakam 2023, Dit Lantas Kembali Berikan Teguran Tertulis Pelanggar Lalu Lintas

Meski demikian, ia memastikan berbagai kegiatan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan tetap akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan, sebagaimana yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kami masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan kegiatan. Namun konsepnya tetap mengedepankan aksi peduli lingkungan,” ujarnya.

Pemkab Berau berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian alam melalui aksi sederhana, seperti menanam pohon, mengurangi sampah plastik, dan menjaga kebersihan lingkungan.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait