Wakil Gubernur Ingkong Ala Serukan Aksi Nyata — Mulai Sekarang, Demi Iklim dan Bumi Kita

Senin, 29 Juni 2026 07:45 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, BULUNGAN – Semilir angin pesisir dan rimbunnya deretan pohon cemara di Pantai Cemara, Desa Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, menjadi latar indah sekaligus bermakna mendalam bagi peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026, kegiatan ini mengusung tema internasional “Act Now For Climate” — Saatnya Bekerja untuk Iklim, mengajak seluruh elemen bangsa bergerak bersama demi menjaga bumi tetap lestari.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., hadir dan menyampaikan pesan utama yang tegas namun mengajak : masalah lingkungan bukan lagi sekadar bahasan masa depan — melainkan kenyataan yang sudah kita rasakan sehari‑hari.

Baca Juga  Pemkab Apresiasi Semangat Calon Paskibraka Berau, Tetap Semangat Meski Dikebut Waktu

Beliau menegaskan bahwa dunia kini sedang menghadapi tiga tantangan besar yang saling berkaitan erat: perubahan iklim, penurunan keanekaragaman hayati, serta pencemaran lingkungan. Ketiganya merupakan ancaman nyata bagi kelangsungan hidup manusia, kestabilan ekonomi, dan ketahanan kehidupan sosial masyarakat.

“Ketiga krisis ini saling berkaitan dan menjadi ancaman serius bagi umat manusia, stabilitas ekonomi serta ketahanan sosial di berbagai belahan dunia,” ujar Wakil Gubernur Ingkong dalam sambutannya. Sebagai jawaban nyata atas tantangan tersebut, Pemerintah

Provinsi Kalimantan Utara menetapkan lima langkah utama yang dapat diterapkan semua pihak:

Baca Juga  DPRD BERAU MELAKASANAKAN MOU DENGAN KEJAKSAAN.

✅ Membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah

✅ Menumbuhkan budaya bersih dan semangat gotong‑royong

✅ Memperkuat ekonomi berputar melalui prinsip Kurangi – Gunakan Ulang – Daur Ulang

✅ Melakukan penanaman pohon secara terus‑menerus dan luas

✅ Menjamin pengelolaan limbah yang aman dan benar Penting pula ditekankan bahwa menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, unsur Forkopimda, pelaku usaha, organisasi, hingga setiap warga masyarakat.

“Perubahan iklim sudah nyata dan dampaknya terasa langsung. Mari mulai dari hal‑hal sederhana: kurangi plastik sekali pakai, pilah sampah, jangan buang ke sungai maupun laut, serta selalu lindungi kekayaan hayati dan habitat alam kita,” pesan beliau.

Baca Juga  Nakes di Berau Diduga Masih Minim, Madri Pani Imbau Pergunakan Pemuda Daerah untuk Mengabdi

Peringatan ini ditutup dengan aksi nyata membersihkan kawasan Pantai Cemara Mangkupadi, yang melibatkan seluruh tamu undangan dan warga sekitar.

Langkah kecil ini menjadi simbol kebersamaan: alam yang indah seperti pantai kita, akan tetap lestari jika kita semua merawatnya dengan tindakan nyata.

Semangat “Bekerja untuk Iklim” di Bulungan ini pun menjadi awal gerakan yang lebih luas di seluruh Kalimantan Utara — demi bumi yang sehat, lingkungan yang bersih, dan masa depan yang aman bagi generasi penerus. (ANS)

Bagikan:
Berita Terkait