Dukung Sensus Ekonomi 2026 dan Jaga Kualitas Pengelolaan Keuangan, Pesan Penting Sekprov Kaltara untuk Seluruh ASN

Jumat, 19 Juni 2026 07:29 WITA

NEWSNUSANTARA, TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara H. Denny Harianto, S.E., M.M., menekankan dua hal utama kepada seluruh Aparatur Sipil Negara dalam apel gabungan yang digelar di Lapangan Agathis pada (15/6/2026).

Selain meminta dukungan penuh untuk Sensus Ekonomi 2026, ia juga mengingatkan agar terus memelihara kepercayaan publik melalui tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga  Meski Singkat, Mustaming Bakal Berikan Terbaik Untuk Masyarakat

Dalam arahannya, Sekprov Denny menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sumber data penting yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah ke depannya.

Oleh karena itu, peran ASN sangat dibutuhkan agar informasi yang disampaikan lengkap, jujur, dan sesuai kondisi nyata.

“Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Mari kita tunjukkan dukungan dengan memberikan keterangan yang benar saat diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga  Di Akhir Masa Jabatan, Sri Juniarsih akan Fokus Tuntaskan Program Unggulan Sembari Menunggu Cuti Kampanye

Pada kesempatan yang sama, Sekprov juga mengapresiasi konsistensi Pemprov Kaltara yang kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya secara beruntun.

Ia menegaskan capaian ini bukan milik kelompok tertentu, melainkan hasil kerja sama seluruh jajaran dan harus terus dijaga.

“Raihan ini adalah bukti komitmen kita bersama. Tugas kita selanjutnya adalah mempertahankannya dan memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan,” tegasnya.

Baca Juga  Ikon Kota Rusak, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan di Tepian Segah

Ia juga mengingatkan kewajiban administrasi yang harus dipenuhi, termasuk penilaian terhadap penyedia barang dan jasa yang tetap wajib diselesaikan meskipun ada perpindahan tugas pejabat atau perubahan sistem kerja.

Menutup arahannya, Sekprov mengajak seluruh ASN menghargai waktu sebagai aset berharga.

“Gunakan setiap kesempatan untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, karena waktu yang berlalu tidak akan bisa kembali,” pungkasnya. (ANS)

Bagikan:
Berita Terkait