Falen Sarankan Bangkitkan Peluang Bisnis UMKM untuk Cegah Praktik Pungli di Destinasi Wisata

Selasa, 14 Mei 2024 01:42 WITA
Anggota DPRD Berau, Falentinus Keo Meo

NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Santer terdengar isu diduga pemungutan liar (pungli) di destinasi wisata Pulau Derawan. Persoalan tersebut menjadi buah bibir warganet sejak musim liburan Idul Fitri pada April 2024 lalu.

Kondisi tersebut mendapat berbagai pihak, serta kecaman Anggota DPRD Berau, Falentinus Keo Meo. Politisi yang merupakan bagian dari Komisi I itu menyanyangkan dengan sikap oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut membuat citra buruk bagi wisata di Berau.

Baca Juga  Dalam Pemaparan LKPJ Bupati Ta. 2023, Rudi Mangunsong Harap Silpa di Tahun Mendatang Terserap Maksimal

“Hal ini perlu menjadi pengawasan pemkab sehingga wisatawan yang berkunjunt ke Berau tidak merasa dirugikan,” demikian ujar Falen, Selasa (14/5/2024).

Politisi demokrat itu pun menyarankan agar pemkab rutin berkoordinasi dengan aparatur kampung di tempat wisata yang ada juga bersosialisasi dengan masyarakat setempat sebagai upaya pemantauan yang terstruktur.

Baca Juga  Kajari Awasi Anggaran BTT Covid-19

Menurutnya, ada sejumlah langkah efektif yang bisa diterapkan guna mencegah pungli di tempat-tempat wisata. Diantaranya, menghidupkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) disetiap tempat wisata.

Ia yang sudah banyak makan asam garam di dunia wirausaha mengaku, strategi tersebut dapat menjadi peluang bisnis yang menguntungkan masyarakat, agar praktik pungli tidak menjadi pilihan dalam mencari keuntungan.
“Pemkab bisa membuka sosialisasi atau arahan kepada pengurus tempat wisata, agar ada edukasi dan arahan dari pemerintah daerah juga,” pungkasnya.

Baca Juga  Modus Gepeng di Berau Meresahkan, Satpol PP Akan Masifkan Pengawasan

Reporter: Miko Gusti

Bagikan:
Berita Terkait