Kampanye Pilkada Bontang Digaet Lewat Kampanye Virtual

BONTANG – Kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun ini cukup berbeda dari pilkada-pilkada sebelumnya. Di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan kampanye setiap pasangan calon (paslon) dikombinasikan antara offline (tatap muka) dan online (virtual). Hal inilah yang juga dilakukan kedua paslon di Bontang, Basri Rase-Najirah sebagai paslon nomor urut 1 dan Neni Moerniaeni-Joni Muslim sebagai paslon nomor urut 2 dalam merebut pemilih generasi milenial.

 

Kampanye secara virtual ini digagas kedua paslon dengan menyasar para generasi milenial Bontang. Hal ini untuk meminimalisasi berkumpulnya massa dalam jumlah banyak sesuai dengan anjuran pemerintah, yakni melakukan physical dan social distancing. Di sisi lain, generasi milenial juga sudah sangat familiar perkembangan teknologi dan informasi saat ini, sehingga tidak sulit untuk menyelenggarakannya. Ditambah lagi, suara pemilih milenial tercatat mendominasi dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Bontang, sehingga hal ini tentu menjadi keseriusan tersendiri bagi para paslon dan tim sukses untuk menggarapnya.

Pasangan Neni-Joni melakukan kampanye virtual terlebih dahulu pada Jumat (16/10/2020) lalu. Mengangkat tema “Kenapa Harus Melanjutkan?,” acara ini disiarkan langsung melalui beberapa akun facebook dan instagram resmi mereka.

“Sebagai millenialis yang JAGO, kita harus mengisi keseharian kita dengan hal-hal positif dan menyenangkan. Jumat sore daripada tidak ada aktivitas lebih baik kita sama-sama menyaksikan live streaming millenial enjoi. Kupas tuntas program NeJo. Disiarkan langsung dari Smile cafe Bontang,” tulis Neni Moerniaeni di akun facebooknya.Hal senada juga dilakukan paslon Basri-Najirah. Rencananya mereka akan melakukan kampanye virtual pada Senin (19/10/2020) di kafe Kopi dari Hati. Bertajuk “Ngopi Online”. Kampanye akan disiarkan langsung di instagram pribadi Basri Rase. “Ada tiga yang akan kita bahas, yaitu tentang pariwisata, UKM, dan rumah kreasi milenial,” ujar Basri. (bms)