Kampung Jangan Hanya Jual SDA, SDM Harus Jadi Kekuatan Utama

Senin, 15 Juni 2026 03:02 WITA
Selain memperkuat SDM, pemerintah kampung juga didorong mengembangkan ekonomi kreatif serta membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kampung-kampung di Berau diharapkan tumbuh menjadi wilayah yang mandiri, produktif, dan berdaya saing

NEWSNUSANTARA,BERAU-Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan pembangunan kampung tidak boleh hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam (SDA).

Menurutnya, masa depan kampung justru ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengelola potensi daerah secara produktif dan berkelanjutan.

Pesan tegas itu disampaikan kepada para kepala kampung yang baru dilantik sebagai arah pembangunan kampung ke depan.

Sri Juniarsih menilai setiap kampung di Kabupaten Berau memiliki kekuatan dan potensi yang berbeda. Namun, potensi tersebut tidak akan memberi dampak besar jika tidak dibarengi dengan peningkatan kapasitas masyarakatnya.

Baca Juga  Abrasi Masih Jadi Persoalan, DPRD Berau sebut Pemkab Harus Cari Solusi

“Lihat potensi yang ada di kampung masing-masing dan hidupkan. Potensi itu harus bisa memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pola pikir pembangunan kampung harus mulai bergeser. Kekayaan alam memang menjadi modal besar, tetapi tanpa SDM yang kuat, potensi tersebut sulit berkembang maksimal.

Karena itu, ia meminta pemerintah kampung memberi perhatian serius pada peningkatan kualitas masyarakat, mulai dari keterampilan, inovasi, hingga kemampuan mengembangkan potensi lokal.

“Jangan hanya fokus pada SDA. SDM harus dibangun agar masyarakat mampu mengelola potensi yang ada secara optimal,” tegasnya.

Baca Juga  Bupati Sri Juniarsih Lepas Kontingen PWI Berau ke Porwada Kaltim 2025

Selain penguatan SDM, Sri Juniarsih juga mendorong kampung untuk mulai serius mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai peluang baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ia menilai ekonomi kreatif mampu membuka ruang usaha baru yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Ekonomi kreatif harus dimaksimalkan. Ini peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kampung,” katanya.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Kepala kampung diminta aktif membangun komunikasi dengan DPMK, pemerintah kecamatan, hingga berbagai lembaga yang ada di kampung.

Baca Juga  Inflasi Mengancam, Pemkab Rutinkan Sidak Stok dan Pangan Murah

Menurutnya, percepatan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri tanpa sinergi yang kuat. Tak hanya pemerintah, seluruh elemen masyarakat juga diminta terlibat aktif dalam pembangunan kampung, mulai dari PKK, Karang Taruna, Pokdarwis hingga lembaga kemasyarakatan lainnya.

“Semua harus dirangkul. Masukan yang ada harus disaring dan dimanfaatkan untuk membangun kampung menjadi lebih baik,” tandasnya.

Sri Juniarsih optimistis, dengan SDM yang kuat dan kolaborasi yang solid, kampung-kampung di Berau mampu tumbuh menjadi wilayah yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.(ADV)

Reporter: Akmal I Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait