Kebakaran Mengamuk di Permukiman Padat Tanjung Redeb, Berau: Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Jumat, 23 Juni 2023 11:34 WITA
FOTO:Kebakaran rumah di Jalan Pemuda Gang Amal Tanjung Redeb

NEWSNUSANTARA.COM,Tanjung Redeb, Berau – Kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Pemuda Gang Amal, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Jumat sore (23/06/2023). Musibah ini diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik yang menghanguskan sejumlah rumah. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian yang ditaksir mencapai lebih dari seratus juta rupiah.

Kobaran api yang membesar dengan cepat melanda bangunan-bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu di permukiman tersebut. Kepadatan bangunan membuat api dengan mudah meluas, sehingga petugas pemadam kebakaran, warga, dan relawan bahu-membahu berusaha memadamkan kobaran tersebut.

Baca Juga  Bukit Layang Dorong Pertanian Lewat Teknologi Sawah Apung

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api, tetapi bangunan-bangunan tersebut gagal diselamatkan,” ujar salah satu petugas pemadam kebakaran yang terlibat dalam upaya pemadaman.

FOTO:Kebakaran rumah di Jalan Pemuda Gang Amal Tanjung Redeb

Salah satu korban kebakaran yang bernama Joni menyatakan bahwa dirinya tidak berada di rumah saat kebakaran terjadi. Anak-anaknya beruntung dapat menyelamatkan diri, namun Joni tidak mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Pada saat kebakaran terjadi, saya tidak berada di rumah. Saya sangat berterima kasih bahwa anak-anak saya dapat menyelamatkan diri. Saya belum mengetahui apa yang menyebabkan kebakaran ini,” ungkap Joni, salah satu korban kebakaran.

Baca Juga  Bupati Resmikan UPT Puskesmas Teluk Bayur dan Tubaan
FOTO: Mobil pemadam mengalami kendalan roda belakang sempat masuk parit diakibatkan Gang terlalu sempit

Petugas pemadam kebakaran juga menghadapi kesulitan dalam melakukan upaya pemadaman karena lokasi kebakaran cukup jauh dari jalan utama. Untuk dapat mencapai titik api, mereka harus menyambungkan selang pemadam kebakaran hingga beberapa ratus meter.

Setelah lebih dari satu jam berupaya, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api tersebut. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian akibat musibah ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak berwenang diharapkan dapat memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban untuk membantu mereka mengatasi kesulitan pasca-kebakaran ini.

Baca Juga  Penyebrangan Alternatif Dicari untuk Mengatasi Kekacauan Renovasi Jembatan Sambaliung

Reporter:Miko

Bagikan:
Berita Terkait