NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau bersiap menghadirkan produk ikan kaleng khas daerah yang berkualitas dan berdaya saing. Saat ini, produk tersebut masih menunggu hasil uji mutu laboratorium sebelum dipasarkan secara luas.
Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan uji mutu produk ikan kaleng tersebut tengah dilakukan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
“Saat ini kami masih menunggu hasil uji laboratorium dari UGM. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah keluar,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/1/2026).

Ia menjelaskan, hasil uji laboratorium menjadi tahapan penting sebelum produk dikoneksikan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai bagian dari proses perizinan.
“Setelah hasil uji mutu keluar, selanjutnya akan kami hubungkan dengan BPOM agar produk ini benar-benar siap dipasarkan,” jelasnya.
Abdul Majid optimistis, apabila seluruh tahapan berjalan lancar, produk ikan kaleng khas Berau tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga diproyeksikan menembus pasar luar daerah.
Menurutnya, pengembangan produk ini sejalan dengan arahan Bupati Berau yang menaruh perhatian besar terhadap kelengkapan perizinan serta tampilan produk.
“Ibu Bupati menekankan bahwa selain kualitas isi, kemasan juga harus menarik agar memiliki nilai jual yang tinggi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dalam proses produksi, kualitas bahan baku menjadi faktor utama yang sangat menentukan mutu produk akhir. Ikan yang digunakan harus benar-benar layak dan memenuhi standar agar tidak memengaruhi hasil produksi.
“Perhatian kami pada bahan baku sangat besar. Ikan harus berkualitas agar proses produksi berjalan baik dan menghasilkan produk yang aman serta bermutu,” pungkasnya.
Reporter: Akmal I Editor:Edi





