Proyek Ibu Kota Negara ke Kaltim Kembali Dilanjutkan

Jumat, 12 Februari 2021 02:25 WITA

NEWSNUSANTARA,JAKARTA– Pemerintah menyatakan, rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kaltim akan tetap berlanjut. Demikian disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

Saat ini masih tertunda karena Pemerintah masih harus focus menanggulangi pandemic covid-19 yang jumlah kasusnya terus meningkat setiap hari. Termasuk di Kaltim yang hingga kini masuk enam besar kasus covid-19 tertinggi di Indonesia.

Baca Juga  Cegah Penyebaran COVID-19, Kantor DPRD Balikpapan Ditutup Sementara

“Akan dilanjutkan setelah pandemi Covid-19 melandai,” kata Suharso Monoarfa dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.

Ketau Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan, untuk pembangunan infrastruktur khususnya Pusat Pemerintahan yang rencananya di Kecamatan Sepaku akan mengandengan swasta dalam upaya mengenjot investasi.

“Untuk membangun infrastruktur di ibu kota baru, pemerintah juga menggandeng swasta untuk membiayai proyek itu dalam upaya menggenjot investasi,” ujarnya.

Baca Juga  Perhatian Kasus PPA Harus Diserius, Gamalis Minta Ada Edukasi Hukum yang Maksimal

Kata dia, Pemerintah tidak mungkin hanya mengandalkan APBN. Sehingga harus mengandeng pihak ketiga. “Pemerintah memastikan pembiayaan proyek Ibu Kota Negara tak sepenuhnya menggunakan dana APBN,” ujarnya.

Sebelumnya Suharo menyatakan, pada September tahun ini pandemic covid-19 diperkirakan akan melandai, setelah program vaksinasi. “Bagaimana pandemi bisa kita kendalikan? kita harus mencapai angka penularan di bawah 1 persen,” ujarnya

Baca Juga  Program Seribu Titik Wifi Gratis di Berau Belum Maksimal, Diskominfo Berencana Tambah 500 Titik

“Dan target pemerintah supaya mencapai 0,9 persen. Pemerintah optimis hal itu bisa tercapai apabila herd immunity tercapai pada bulan September 2021.”

sumber : suara.com

Bagikan:
Berita Terkait