Tuai Polemik, Pembangunan Kawasan Pedestrian di Jalan Milono Tetap Berlanjut

Senin, 12 Januari 2026 05:41 WITA

NEWSNUSANTARA BERAU— Penataan jalur pedestrian di Jalan Milono, Tanjung Redeb, yang mengusung konsep serupa kawasan wisata di Yogyakarta memantik perdebatan di tengah warga. Sejumlah masyarakat menilai desain tersebut berpotensi mengaburkan identitas lokal Berau.

Menanggapi polemik itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyebut perbedaan pendapat sebagai konsekuensi yang lazim dalam setiap kebijakan pembangunan.

Baca Juga  Tim Supervisi Desa/Kelurahan PKK Pemprovsu Kunker ke PKK Kabupaten Asahan

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menimbang kebijakan dari sisi kemanfaatannya bagi publik, alih-alih semata-mata berfokus pada kritik.

Ia menjelaskan, pembangunan kerap ditempatkan dalam posisi serba salah. Ketika tidak dilakukan, pemerintah dianggap abai dan tidak bekerja. Namun saat pembangunan dijalankan, kritik justru muncul dengan berbagai alasan, termasuk soal identitas daerah.

Proyek pedestrian di Jalan Milono, Tanjung Redeb, dipastikan akan tetap berjalan meski menuai pro dan kontra dari masyarakat.

Gamalis juga menilai, menjaga identitas lokal tidak selalu harus berarti menolak perubahan fisik kawasan. Pemerintah, kata dia, berupaya menata ruang kota agar lebih tertib dan nyaman, tanpa menafikan karakter Berau itu sendiri.

Baca Juga  Kris Dayanti Kunjungi Sekolah Lansia Tangguh di Batu

“Wajar saja kalau ada pro dan kontra. Tapi harus dilhat lagi sisi kebermanfaatannya untuk masyarakat luas, jangan selalu menjadikan pro dan kontra sebagai penghalang untuk pembangunan di kota kita,” pintanya.

Karena itu, Pemkab Berau memastikan proyek penataan pedestrian Jalan Milono tetap berjalan. Kebijakan tersebut dipandang sebagai bagian dari agenda penataan kawasan perkotaan sekaligus upaya meningkatkan kualitas ruang publik bagi masyarakat.

Baca Juga  Wilayah Transmigrasi di Berau Berkembang Pesat

“Tetap berjalan, karena ini semua juga untuk kenyamanan masyarakat Berau,” tandasnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Edi

Bagikan:
Berita Terkait