
NEWSNUSANTARA.COM, TANJUNG REDEB – Proses lelang paket-paket tahun anggaran 2023 yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPRD Berau, Abdul Waris. Menurutnya, capaian tersebut telah mencapai 82 persen, melampaui pencapaian tahun 2022. Hal ini sejalan dengan instruksi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mempercepat proses lelang di Kabupaten Berau.
“Karena di DPUPR inilah terdapat banyak program, mereka telah mempercepat proses lelang untuk anggaran tahun 2023 ini,” ujar Abdul Waris.
Berdasarkan data yang diterima oleh Komisi III, total paket lelang yang tersedia sebanyak 161 paket. Dari jumlah tersebut, 71 paket sudah mencapai tahap kontrak, 51 paket sedang dalam proses lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), dan 36 paket lainnya belum dilelang sama sekali.

Abdul Waris menjelaskan bahwa 36 paket tersebut masih dalam tahap penilaian atau review. Ia berharap proses percepatan lelang dapat diiringi oleh penyerapan anggaran yang baik, baik dari segi pengadaan fisik maupun keuangan, guna menghindari terjadinya silpa atau selisih pembiayaan anggaran.
“Kedepannya, DPUPR juga berencana menggunakan E-Katalog lokal untuk beberapa paket, mungkin akan diterapkan pada anggaran belanja tambahan (ABT) di tahun 2024,” tambahnya.
E-Katalog merupakan aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Abdul Waris menyampaikan bahwa DPUPR menyatakan tidak ada hambatan atau kendala dalam proses lelang, termasuk lelang untuk rumah sakit yang sudah mencapai tahap penetapan pemenang lelang.
Penandatanganan kontrak kerja untuk lelang tersebut direncanakan akan dilakukan pada tanggal 14 Juni mendatang. (ADV)
Reporter:Miko//Editor:Edy





