Pria 80 Tahun Ditemukan Meninggal Dengan Luka Bakar

Minggu, 5 Maret 2023 12:14 WITA
Sebuah pondok di Kampung Suka Murya, Kecamatan Talisayan, Munggu (5/3).terbakar

NEWSNUSANTARA.COM TANJUNG REDEB– Seorang lansia berusia 80 tahun bernama Bedu Halide (BH) ditemukan meninggal dunia, disebuah pondok di Kampung Suka Murya, Kecamatan Talisayan, Munggu (5/3).

Kasi Humas Polres Berau, Iptu Suradi membenarkan temuan mayat tersebut. Dia menerangkan, jasad BH ditemukan di sekitar pondok yang hangus terbakar pada Minggu (5/3) pukul 06.30 Wita, di wilayah RT 04 Kampung Suka Murya.

Petugas evakuasi sosok mayat dari pondok akibat kebakaran pada Minggu 5/3/2023

“BH ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan luka bakar,” ujarnya, kemarin.

Baca Juga  Bantu Perekonomian Nelayan Silo Baru, Wakil Bupati Asahan Tabur Benih Kerang Dara

Dirinya menjelaskan, jasad BH ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga DE, yang bertani disebelah kebun BH. Saat itu DE sedang menuju kebun tomatnya, namun melihat pondok yang ditempati BH ludes terbakar.

Melihat hal itu, DE langsung melaporkannya ke anak BH yang berinisial NU (44) dengn mendatangi tumah tempatnya tinggal di RT 05 Suka Murya. Keduanya pun kemudian menuju pondok untuk memastikannya.

Baca Juga  DPUBM Alokasikan Sebesar Rp 22 Miliar Untuk Perbaikan Jembatan Rusak

“Saat mengecek pondok yang terbakar itu, NU menemukan BH sudah meninggal. Dan langsung meminta pertolongan, dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Talisayan,” jelasnya.

Adapun penyebab terbakarnya, pondok tersebut menurut Suradi, diduga berasal dari lampu tembok berbahan bakar minyak atau BBM yang tertumpah. Saat terjadi kebakaran, juga diduga saat hendak menyelematkan diri, BH tertimpa reruntuhan pondok sehingga membuatnya pingsan.

Baca Juga  Pelayanan Terpadu di Kelurahan dan Kecamatan Diharap Berbenah

“Dugaan sementara seperti itu. Karena kena reruntuhan, dia pingsan dan ikut terbakar. Untuk seberapa parah luka bakarnya, kami tidak bisa memastikan. Tapi kalau dilihat dari luka bakar diwajahnya dan tubuhnya cukup parah,” terangnya.

Untuk diketahui, BH sendiri sehari-harinya memang tinggal di pondok tersebut untuk bertani dan berkebun. Sementara, anaknya bernama NU tinggal di rumah yang ada di pemukiman. Adapun jenazah BH sendiri sudah diserahkan ke pihak keluarga usai dilakukan visum. (/)

Bagikan:
Berita Terkait