Target Turunkan Stunting Hingga Tahun 2024

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB – Tingginya angka stunting menjadi perhatian pemerintah baik secara nasional maupun daerah. Di Berau angka ini masih berada pada 25,7 persen. Pemkab Berau pun menargetkan hingga tahun 2024 angka ini turun menjadi 13,80 persen.

Berbagai upaya pun dilakukan Pemkab Berau untuk mencapai target tersebut. Salah satunya dengan membentuk lokasi khusus (Lokus) stunting di 10 kampung dan kelurahan, yaitu Tanjung Batu, Labanan Jaya, Kelurahan Gunung Tabur, Maluang, Kelurahan Sambaliung, Kasai, Suaran, Segah, Kelurahan Karang Ambun dan Tumbit Dayak. Dan di tahun 2023 akan ditambah enam lokus lagi.

Upaya ini diharapkan bisa mempercepat angka penurunan stunting. Dengan menggencarkan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. Sehingga ada pemahaman untuk menjaga pemenuhan gizi di masa tumbuh kembang anak.

Bupati Sri Juniarsih pun meminta agar seluruh elemen bisa terlibat dalam menurunkan angka ini. Termasuk elemen yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yaitu Posyandu. Kader posyandu bisa memaksimalkan lagi perannya sebagai ujung tombak di bidang kesehatan. “Kita harus kompak dan kerja sama. Sehingga saya mendorong seluruh kader posyandu bisa berperan aktif,” harapnya.

Dengan menurunnya angka stunting ini diharapkan bisa menghasilkan generasi penerus yang sehat, kuat dan cerdas. Sesuai dengan visi dan misi Pemkab Berau. Yang nantinya bisa meneruskan pembangunan daerah.

“Daerah kita ini sangat kaya dengan potensi lautnya. Jadi saya yakin angka stunting ini bisa turun. Dengan memenuhi kebutuhan gizi yang maksimal di masa tumbuh kembang anak. Dan para calon orang tua juga bisa menjaga kebutuhan gizi di masa kehamilan. Kita bisa menurunkan angka stunting ini,” katanya.(No)